Ini Penyebab Kadar Gula Darah Meningkat

Penyebab Kadar Gula Darah Meningkat

Penyebab Kadar Gula Darah Meningkat – Selama ini, masyarakat selalu memiliki asumsi tersendiri bahwa meningkatnya kadar gula darah diakibatkan karena mengkonsumsi makanan atau pun minuman manis. Padahal, ada beberapa hal lainnya yang juga dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh kita. Misalnya seperti kurang tidur, merokok, hingga karena konsumsi makanan yang tinggi akan lemak.

Dilansir Reader’s Digest, pada hari Kamis tanggal 4 Januari 2018, dari liputan6.com, berikut adalah empat hal yang dapat meningkatkan kadar gula darah, di antaranya adalah :

  • Tidak sarapan

Bagi Anda yang hampir tidak pernah atau pun malas untuk sarapan, sebaiknya mulai dihindari. Kenapa? Menurut studi di tahun 2013 menunjukkan bahwa wanita dengan berat bada berlebih yang tidak sarapan memiliki tingkat insulin dan gula darah lebih tinggi setelah makan siang dibandingkan mereka yang sarapan. Pada studi lain yang dipublikasikan oleh American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan pria yang melewatkan waktu sarapan memiliki risiko 24 persen terkena diabetes dibandingkan pria yang sarapan.

  • Makanan tinggi lemak

Ada fakta terbaru yang menyebutkan bahwa makanan tinggi lemak juga bisa memengaruhi kadar gula darah. Hal ini terungkap dalam Journal of Nutrition di tahun 2011. Para peneliti menduga, jika kadar lemak yang tinggi dalam darah memengaruhi kemampuan membersihkan gula dan darah.

  • Kurang tidur

Istirahat yang cukup, sekurang – kurangnya 7 sampai 8 jam perhari. Hal ini penting bagi kesehatan. Dalam studi di Belanda, menyebutkan bahwa pasien diabetes tipe satu yang tidur hanya empat jam per malam, sensitivitas insulin menurun hingga 20 persen. Kurang tidur dapat mengakibatkan tubuh mengalami stres kronis, dan setiap kali stres berarti kadar gula meningkat.

  • Merokok

Merokok, merupakan salah satu kebiasaan yang buruk bagi kesehatan, apalagi bagi para penderita diabetes. Dalam studi yang dilakukan oleh California States Polytechinic University di tahun 2011, menyebutkan bahwa semakin banyak sampel nikotin di dalam darah kita, maka semakin tinggi kadar gula darah sehingga dapat berisiko mengalami komplikasi pada pasien diabetes meningkat.