Mengulas Lengkap Tentang 5 Jenis Alergi Kulit Pada Anak

alergi anakAlergi biasanya ditunjukkan dengan mudah dari gejala kulit yang menjadi merah, munculnya ruam, gatal, dan juga bahkan bisa menyebabkan demam dan rasa seperti terbakar. Orang sendiri bisa mengalami alergi ini dari bayi hingga orang yang telah dewasa akan tetapi untuk bayi dan anak-anak lebih mudah mengalami alergi. Terutama alergi kulit pada anak karena mereka masih mempunyai imun yang kurang stabil seperti orang dewasa dan juga mempunyai kulit yang lebih sensitif. Sehingga bayi dan anak juga membutuhkan produk khusus agar dapat menjaga kulitnya tidak mengalami alergi. Jenis alergi yang ada pada kulit anak sendiri ada beberapa, misalnya saja jenis alergi tersebut adalah sebagai berikut ini:

1. Eksim atopik
Jenis alergi kulit yang pertama adalah eksim atopik yang sering diketahui dengan dermatitis. Jenis alergi kulit ini diderita oleh anak pada umumnya hingga berusia 5 tahun dan merupakan penyakit kambuhan sehingga bisa untuk datang lagi apabila sudah sembuh.
Alergi ini akan membuat ruam pada kulit di beberapa bagian tertentu. Misalnya di bagian leher, kaki, tangan, dan juga jarang terjadi di muka. Eksim apotik ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti faktor keturunan, lingkungan yang kurang bersih, obat yang tidak cocok, dan juga bisa terjadi karena imun bayi yang turun. Oleh karena itulah perlu untuk menjaga kebersihan dan kesehatan bayi agar tidak terkena alergi kulit yang satu ini.
2. Alergi makanan
Alergi kulit pada anak selanjutnya bisa juga disebabkan oleh faktor reaksi dari makanan tertentu. Untuk anak yang memang mempunyai alergi pada jenis atau bahan makanan tertentu sebaiknya menghindari dan tidak mengkonsumsi sama sekali makanan tersebut. Karena akan terjadi reaksi yang langsung terlihat dan sangat menyiksa untuk anak. Misalnya akan terjadi pembengkakan pada bibir, lidah, dan juga saluran napas. Anak juga dapat mengalami gangguan pernafasan seperti diare dan biduran yang muncul di kulit.
3. Alergi karena obat
Jenis lainnya yang dapat terjadi adalah anak yang mengalami alergi obat. Reaksi ini merupakan hasil dari histamine yang dilepaskan dan mempunyai gejala seperti biduran, kulit yang memerah, dan juga gatal. Gejala lainnya yang dapat terlihat adalah bisa mengalami mata merah, dan terjadi pembengkakan pada bagian mulut dan tenggorokan. Sebaiknya alergi obat ini segera ditangani dengan di periksakan ke dokter karena apabila tidak ditangani segera bisa menimbulkan anafilaksis yang membuat anak sesak nafas, pingsan,
mual, dan membuat kulitnya berwarna kebiruan.
4. Alergi dingin
Jenis selanjutnya alergi kulit yang bisa terjadi pada anak adalah karena anak merasakan kedinginan. Alergi ini disebut dengan urtikaria yang merupakan reaksi karena suhu dingin dan membuat kulit menjadi merah, gatal, hingga bengkak. Bahkan kulit akan lebih bengkak apabila menghangat. Biasanya alergi dingin ini terjadi pada bagian bibir dan kerongkongan saat mengkonsumsi makanan ataupun minuman dengan suhu dingin.
5. Dermatitis kontak alergi
Jenis alergi kulit pada anak yang terakhir adalah dermatitis kontak alergi. Reaksi alergi ini terjadi karena kontak dengan bahan kimia tertentu dan terjadi pada kulit yang hypersensitive seperti pada kulit bayi. Gejala yang muncul dari alergi ini adalah mengalami bercak merah, berbintik, lepuh, dan juga bengkak. Bagian kulit yang dapat terkena alergi ini adalah di tangan, lengan, wajah, telinga, leher, dan lainnya. Sehingga cara menghindarinya bisa menggunakan bahan yang aman seperti Rinso ketika mencuci pakaian sehingga tangan
tidak terjadi alergi.